JAKARTA (bisnis.com): Asosiasi Pengusaha Bakery Indonesia (Apebi) berencana membuka Pusat Bakery Bandung, yakni pusat pertokoan sewa seluas 1.800 m2 yang diperuntukkan bagi 140 produsen bakery.
Ketua Umum Apebi Chris Hadijaya mengatakan Pusat Bakery Bandung tersebut dibangun dan murni dimiliki oleh swasta, adapun pengelolaannya dilakukan oleh Apebi.
“Pusat Bakery Bandung akan dibuka pada Juni. Rencananya yang meresmikan Gubernur Jawa Barat [Ahmad Heriawan]. Pada 28 Mei kami akan melakukan pengundian kios, karena peminatnya banyak,” ujarnya kepada Bisnis.
Pusat Bakery Bandung, yang terletak di Jl. Soekarno – Hatta, Bandung dan persis di depan Pasar Caringin, terdiri dari bangunan gedung yang berisi kios – kios kecil berukuran 2×3 m2 dan 3×4 m2.
Kios-kios ini disewakan khusus kepada produsen bakery, bukan pedagang, dengan tarif rata-rata Rp1 bulan per bulan. Namun, penyewa tidak bisa sepanjang hari memanfaatkan tempat usahanya karena digunakan sistem dua sift, yakni pagi dan sore.
“Harus produsen, dan mereka nantinya akan dibina. Kalau cuma pedagang kan, susah untuk dibina,” ujar Hardijaya.
Pusat Bakery Bandung merupakan fasilitas pertama yang dikembangkan Apebi. Dalam waktu dekat, organisasi produsen bakery ini akan mengembangkan fasilitas serupa di Jakarta, dan kota – kota besar Jawa Tengah, dan Jawa Timur. (mfm)




No Responses to “Pusat Bakery Bandung dibuka Juni”