YOGYAKARTA (Bisnis.com): Kementerian Koperasi dan UKM, Departemen Luar Negeri dan PT Bahana Artha Ventura (BAV) hari ini memulai Workshop and Training on Developing Trading House for Strengthening SME’s Global Market Network.
Workshop tersebut bertujuan untuk menindaklanjuti beberapa agenda hasil pertemuan antarmenteri APEC 2008, khususnya yang berkaitan dengan sektor UKM.
Adapun fokus workshop tersebut dititikberatkan pada penguatan trading house dalam membantu UKM untuk menembus pasar global.
Hesty Purwanty, Direktur Utama PT Bahana Artha Ventura, mengharapkan workshop yang dihadiri oleh 16 peserta dari perwakilan negara lain ini dapat mengidentifikasi peran trading house yang ideal dalam mendukung sektor UKM untuk dapat memasarkan produknya di pasar ekspor.
“Selama ini akses langsung ke pasar ekspor [direct export] menjadi kendala tersendiri bagi pengembangan UKM. Semoga pelatihan ini menjadi jawaban atas kendala yang dihadapi,” katanya saat membuka workshop tersebut, tadi pagi.
Guritno Kusumo, Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM, mengharapkan hasil dari pelatihan ini akan menciptakan komitmen di antara anggota APEC untuk membentuk jaringan pasar bagi produk UKM.
Hal tersebut, lanjutnya, turut menciptakan peluang perluasan pasar bagi produk UKM Indonesia melalui peningkatan peran dari trading house.
“Hasil studi serta pengalaman begara-negara lain menunjukkan adanya potensi besar dari trading house dalam meningkatkan ekspor produk UKM, di mana setelah berhubungan dengan trading house banyak UKM yang bergerak ke atas dari perajin menjadi eksportir,” jelasnya.(er)





No Responses to “Pelatihan penguatan jaringan pasar UKM dimulai”