SOLO (Bisnis.com): Pelaku industri mebel dan kerajinan kayu di Surakarta optimistis permintaan pasar luar negeri terutama dari negara tujuan ekspor tradisional seperti Amerika Serikat dan Eropa kembali pulih pada kuartal I/2010.
Kepercayaan tersebut terlihat dari petumbuhan kinerja ekspor selama kuartal terakhir 2009 yang dapat dijadikan indikator membaiknya kondisi perekonomian dunia, sesuai diguncang krisis global pada 2008.
Ketua Asosiasi Industri Permebelan dan Kerajinan Indonesia (Asmindo) Komda Surakarta David R. Wijaya mengatakan gejala meningkatnya pesanan dari luar negeri terlihat dalam beberapa bulan terakhir.
“Sekarang sudah membaik, nanti akan terlihat benar pada Februari 2010. Akhir tahun seperti ini atau awal tahun nanti, order sudah mulai datang,” ujarnya kepada Bisnis.com, hari ini.
Menurut dia, krisis keuangan dunia yang menyebabkan geliat ekonomi Amerika Serikat dan negara Eropa lainnya tersendat, rupanya tidak berlangsung dalam kurun waktu yang lama.
Akibatnya, dia menuturkan kondisi pasar mulai bergairah dan kegiatan ekspor ke berbagai negara tujuan utama pengusaha Surakarta, menunjukkan tren positif.
“Kita sempat khawatir krisis itu berlangsung lama, nyatanya hanya sesaat. Termasuk kekhawatiran krisis Dubai, imbasnya tidak menganggu ekonomi dunia,” ungkapnya.
Seiring membaiknya kinerja ekspor komoditi mebel Surakarta, dia mengharap peranan perbankan semakin diperkuat dalam mendukung kegiatan usaha di kawasan tersebut.(yn)
bisnis.com




No Responses to “Pasar mebel Surakarta di AS & Eropa pulih kuartal I”