JAKARTA (bisnis.com): Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur meminta perbankan membebaskan pelaku usaha mikro dari persyaratan yang selama ini dikenakan untuk memperoleh kredit usaha rakyat (KUR), seperti sudah berusaha minimal 6 bulan.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Jawa Timur Braman Setyo mengemukakan persyaratan itu harus dihilangkan karena sulit menentukan atau menetapkan sejak kapan sebenarnya mereka memulai usahanya.
“Kalau dasar penilaiannya adalah laporan penjualan atau aktivitas usaha, bisa saja direkayasa,” tukas Braman Setyo.
Hal seperti itu tidak diinginkan perbankan maupun pemerintah, karena pada akhirnya bisa menciptakan moral hazard bagi pelaku ekonomi kelas bawah tersebut. Oleh karena itu, perbankan perlu mempertimbangkan lagi syarat itu.
Syarat tersebut dinilainya sebagai indikator perbankan yang tidak memercayai usaha mikro, meski terbukti ketangguhannya menunjang perekonomian nasional.
Jika perbankan memercayai pelaku usaha mikro, harus dibuktikan dengan pembebasan syarat atas usaha yang sudah berjalan minimal 6 bulan.
Pada Rapat Koordinasi Nasional Pemberdayaan UMKM, di Jakarta beberapa hari lalu, Menteri? Koordinator Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono meminta agar persyaratan itu diperpendek menjadi 2 bulan saja.
Namun, menurut Braman, sulit menetapkan barometer apa yang diterapkan dalam mengukur perjalanan bisnis mereka. Dikemukakan, prinsip yang dikedepankan perbankan bahwa usaha mikro, kecil dan menengah harus bankable justru bisa dibalik. Satu usaha kecil dari Jawa Timur misalnya, telah memiliki cabang di beberapa kota.
Dalam konteks perbankan, perusahaan itu telah masuk kategori feasible karena usaha telah berjalan lancar. Akan tetapi belum tentu masuk kategori bankable karena tidak memiliki agunan yang sesuai dengan kapasitas kaca mata perbankan.
“Ini baru sebagian kecil persyaratan yang ditetapkan oleh perbankan.? Belum lagi perlakuan yang mereka jalankan terhadap debitor? (UMKM) juga tidak sama. Jadi, usaha mikro dengan maksimal kredit Rp5 harus dihilangkan persyaratan minimal perjalanan usahanya, ” tukas Braman Setyo. (mfm)





No Responses to “KUR mikro diminta bebas syarat usaha minimal 6 bulan”