Kemenkop akan evaluasi dampak ACFTA

JAKARTA (Bisnis.com): Kementerian Negara Koperasi dan UKM Sjarifuddin Hasan akan mengevaluasi dampak perjanjain perdagangan bebas Asean-China (ACFTA) terhadap usaha kecil menengah (UKM) pada semester pertama tahun ini.

Menteri Negara Koperasi dan UKM Sjarifuddin Hasan mengemukakan jika evaluasi dan kajian dilaksanakan terburu-buru, hasilnya tidak akurat. Karena itu kajian atas dampaknya bagi pelaku UKM nasional akan diumumkan pada Juni.

“Kami tidak bisa mengumumkan hasil kajian berdasarkan hipotesa yang terjadi pada asumsi masyarakat maupun media massa. Saat ini baru memasuki bulan kedua 2010. Kajian harus berdasarkan fakta di lapangan, dan kami telah melakukan langkah itu,” kata Sjarifuddin Hasan.

Kementerian Koperasi dan UKM melaksanakan kajian melalui Deputi Bidang Pengkajian UMKM. Kajiannya mencakup persentase besar kecilnya pangsa pasarIndonesia yang direbut produk China dan negara Asean lainnya setelah ACFTA diberlakukan.

Instansi tersebut juga berencana mengembangkan industri kreatif serta menambah alokasi anggaran pembinaan untuk pengembangan usaha, pasar tradisional dan sektor lain yang terkait dengan produk-produk UKM dalam kesepakatan ACFTA.

Untuk menyikapi ACFTA sekaligus melakukan perlindungan bagi pelaku UKM dalam negeri, Menteri Koperasi juga telah sudah melakukan upaya strategis, di antaranya meningkatkan sosialisasi pemakaian produk dalam negeri.(msb) sumber: bisnis.com

No Responses to “Kemenkop akan evaluasi dampak ACFTA”

Leave a Reply

Name:
Email:
Website:
Comment:
XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>