Jaringan pembiayaan UMKM diperluas

JAKARTA (bisnis.com): Lembaga Penyalur Dana Bergulir Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil Menengah (LPDB-KUMKM) bersinergi dengan Canada Indonesia Private Sector Developmnet (Cipsed).

Fadjar Sofyar, Direktur Utama LPDB-KUMKM, mengemukakan sinergi antara lembaga yang dipimpinnya dengan Cipsed merupakan upaya memperluas jaringan pembiayaan terhadap usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

“Dalam sinergi ini, kami maksudkan untuk memaksimalkan peranan koperasi sebagai ujung tombak pemberdayaan UMKM di Indonesia,” ujar Fadjar Sofyar kepada Bisnis.

Dalam kerja sama itu Cipsed akan menjalankan peranya untuk meningkatkan capacity building pengelola koperasi sebagai calon penyalur dana bergulir terhadap UMKM. LPDB-KUMKM sebagai pengelola dana bergulir, menyediakan pembiayaannya.

Peningkatan kemampuan pengelola koperasi tersebut khusus diperuntukkan terhadap koperasi simpan pinjam (KSP). Cipsed, lembaga swadaya masyarakat (LSM) internasional Kanada, bersedia menanggung seluruh biaya. Rancangan kerja sama ini diawali kesepakatan antara pemerintah Kanada dan Kementerian Negara Koperasi dan UKM.

Kesepakatan itu lalu diimplementasikan melalui LPBD-KUKM sebagai lembaga di bawah koordinasi Kementerian Koperasi dengan Cipsed. Untuk pembiayaan UMKM tersebut, LPDB telah mengalokasikan anggaran Rp2 miliar. Dana itu akan disalurkan ke sekitar 10 KSP di Sulawesi Selatan. Daerah ini menjadi proyek percontohan karena operasional Cipsed berpusat di provinsi itu. (tw)

No Responses to “Jaringan pembiayaan UMKM diperluas”

Leave a Reply

Name:
Email:
Website:
Comment:
XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>