JAKARTA (Bisnis.com): Konsultan ritel G&P Retail Consulting mendesak pemerintah mengatur pemberian izin lokasi hipermarket di daerah, sehingga tidak sampai menyingkirkan bisnis peritel lokal di luar Jawa, yang saat ini kebanyakan masih menjalankan usaha toko modern berformat supermarket.
Managing Partner G&P Retail Consulting Christian F. Guswai mengatakan pentingnya peranan pemerintah tersebut, menyusul format supermarket yang saat ini ‘terjepit’ di antara bisnis ritel skala besar hipermarket serta bisnis skala kecil minimarket yang menyebar di wilayah pemukiman.
“Peranan pemerintah sangat vital untuk mengatur hipermarket di daerah agar supermarket di luar Jawa tetap bisa tumbuh,” kata Guswai hari ini.
Peranan tersebut juga mendesak dilakukan mengingat saat ini peritel hipermarket tengah mengincar kota besar di luar Jawa, terutama wilayah yang menghasilkan bahan pembangkit energi serta sejumlah komoditas unggulan.
Guswai mengatakan saat ini pertumbuhan gerai hipermarket di sejumlah wilayah sudah marak,seperti di Jawa, Bali, Sumatra, Kalimantan, dan Sulawesi Selatan. Dikhawatirkan, jika pertumbuhan agresif tersebut tidak tertata dengan baik, dan menyebabkan saling berdekatannya antara format skala besar itu dengan supermarket, akan mengakibatkan terjungkalnya bisnis ritel dengan skala yang lebih kecil. (mrp)
sumber: bisnis.com




No Responses to “‘Izin hipermarket jangan matikan supermarket’”