KUPANG (bisnis.com) : Induk Koperasi Unit Desa (Inkud) bekerja sama dengan Puskud NTT akan mendatangkan investor untuk membangun pabrik pengolahan jambu mete menjadi permen atau produk olahan lainnya, mengingat kualitas jambu mete NTT terbaik di dunia.
“Rencana ini dikemukakan Ketua Dewan Penasihat Inkud yang juga Ketua Dewan Pertimbangan Presiden, Subur Santoso di Kupang, saat bertemu Gubernur NTT Frans Lebu Raya dan seusai melihat langsung petani mete dan peternak sapi di Kabupaten Kupang, Jumat, pekan lalu,” kata Sekretaris Puskud NTT Cyrilus Bau Engo.
Namun, sebelum investor datang, kata Bau Engo, Subur Santoso meminta Puskud NTT meberikan pendidikan dan latihan kepada sejumlah petani jambu mete NTT sebagai persiapan untuk masuk dunia kerja tersebut.
Menurut Bau Engo, mendatangkan investor pabrik pengolahan jambu mete di NTT dipandang penting, untuk mengoptimalkan aset dan potensi komoditas di daerah, sekaligus membatasi tindakan importir yang mengolah jambu mete NTT hingga menjadi bahan jadi lalu mencamtumkan label produk negaranya.
“Ketika jambu mete asal NTT yang berkualitas tinggi masuk India, mereka mengolahnya dalam bentuk lain dan menggunakan nama produk India,” katanya. Akibatnya, masyarakat NTT merugi besar.
Secara terpisah, Ketua Umum Inkud, yang juga Ketua Puskud NTT, Herman Y.L. Wutun, menyampaikan setelah sukses dengan dua bidang usaha yakni penggemukan sapi dan pertanian lahan basah (sawah), Puskud NTT melirik usaha pengolahan jambu mete.
“Ini dilatari oleh jambu mete yang dihasilkan, di mana dari total produksi se-Indonesia sekitar 50.000 — 70.000 ton, sekitar 15.000- 20.000 ton berasal dari NTT,” katanya.
Menurutnya, kualitas jambu mete yang sangat bagus membuat para investor terjun langsung ke lokasi untuk membelinya, termasuk pengusaha dari India, tanpa pengawasan yang optimal, sehingga setelah diolah, hasil produk kacang mete dijual memakai nama India.
Jambu mete dapat diolah menjadi cemilan dan juice, adapun minyak biji mete diolah menjadi rem terbaik untuk otomotif maupun kereta api.
Wutun menyatakan Inkud dan Puskud NTT sudah memprogramkan pengolahan jambu mete agar produk yang dihasilkan memakai nama NTT. Untuk itu, Puskud NTT segera menyurvei untuk mengetahui seberapa banyak KUD yang memiliki gudang dan lantai jemur.
Langkah itu juga terkait dengan pendistribusian pupuk. “Jika NTT mampu menangkap potensi yang terkandung dalam jambu mete, kesejahteraan masyarakat NTT pasti meningkat,” katanya. (mfm




One Comment on "Inkud & Puskud NTT siap datangkan investor pabrik mete"
saya ingin sekali mempinyai rekan bisnis mete tetapi saya sebagai penghasil.yang berminat bisa hub i085642277760.terima kasih