Entrepreneurship Sebagai Alternatif Terbaik

 

  1. Berdasarkan data Februari 2007 , di Indonesia terdapat  740.206 penganggur lulusan perguruan tinggi. Dalam waktu enam bulan ( Agustus 2006 – Februari 2007) jumlah penganggur lulusan perguruan tinggi naik sebesar 66.578 atau 9.88 %. Bisa dibayangkan berapa besar jumlah pengangguran tidak terdidik, yang tidak memiliki kesempatan sekolah sampai tingkat perguruan tinggi.
  2. Social Security Board Amerika Serikat melaporkan bahwa 85 dari 100 orang Amerika yang mencapai usia 65 tidak memiliki uang sejumlah $250. Dan hanya 2% yang bisa hidup mandiri (selebihnya tergantung pada keluarga, gereja, atau pemerintah). Kondisi di Indonesia lebih memprihatinkan lagi. Orang-orang pensiunan, tidak bisa mengobati penyakit yang datang mendera  mereka di usia 60 tahun. Berbekalkan kartu Askes, mereka harus merasakan “ dilempar” kesana kemari untuk sekedar pemeriksaan kesehatan. Apalagi jika mereka terkena penyakit serius yang membutuhkan biaya besar. Para pensiun hanya bisa pasrah menunggu kesembuhan dari Tuhan.
  3. JIka Anda saat ini belum memiliki pekerjaan tetap, hanya part timer, sewaktu-waktu perusahaan yang menyewa Anda bisa memutuskan Hubungan Kerja, dan Anda tidak mendapatkan apa-apa setelah itu. Dari mana Anda memenuhi kebutuhan Anda? Membayar sewa rumah, membeli makanan/minuman, ongkos rumah sakit? Atau membayar pendidikan yang belum selesai?
  4. Bahkan Jika pun kini, Anda sudah menjadi karyawan tetap, penghasilan seorang karyawan-terutama yang masih berada di tingkat staf pelaksana, lebih-lebih yang masih non-staf, bahkan mereka yang sudah berpredikat 1st line manager, pada umumnya belum mencukupi kebutuhan hidup secara wajar. Hitung saja kenaikan gaji yang biasa diperoleh karyawan tiap tahun. Kisarannya hanya 5 – 15 %, sementara kenaikan tingkat kebutuhan hidup? Bisa 20 – 40 % per tahun. Terutama bidang pendidikan dan kesehatan. Darimana biaya untuk menutupinya?
  5. Krisis global masih terus terasa. Bukan hal yang tidak mungkin, suatu saat Perusahaan tempat Anda bekerja harus gulung tikar. Masih bagus, jika mereka memberikan pesangon pada para karyawan. Tapi, jika tidak? Anda harus menghadapi mimpi buruk. Tidak punya pekerjaan dan penghasilan. Apa yang harus Anda lakukan?
  6.  Anda masih kuliah? Atau sedang kursus? Dapat Anda bayangkan, persaingan yang harus Anda hadapi dalam meraih pekerjaan di level entry. Anda harus bersaing dengan jutaan pelamar lainnya. Peluang Anda diterima bekerja? Sangat kecil!
  7. Anda sudah lulus S2? Dengan predikat terbaik? Apakah Anda layak mendapatkan gaji dengan nilai nominal dua digit? Memperoleh posisi managerial? Dan dapat memperoleh allowance rumah, kendaraan, tunjangan kesehatan, pendidikan, dll – sehingga bisa hidup layak?  Jangan yakin  dulu. Kini, ratusan ribu orang lulus S2 dan mendapatkannya dari Universitas luar negeri. Dan ribuan lulusan S2 hanya dijadikan tenaga marketing freelance.
  8. Anda seorang single parent? Darimana Anda dapat menghidupi diri Anda dan anak-anak, sepeninggal pasangan Anda? Bagaimana melanjutkan kehidupan dengan beban biaya besar? Tempat tinggal,makan, minum, kesejahteraan anak semua membutuhkan biaya. Apakah Anda mengharapkan bantuan dari panti sosial? Saudara? Keluarga? Pemerintah? Tidak akan mencukupi! Keluarga Anda akan terlantar..

Masih banyak kondisi-kondisi lainnya yang mengharuskan kita untuk berpikir realistis dan mencari peluang mendapatkan penghasilan

 Maka.. tiada alasan untuk memulai usaha Anda dari sekarang!

 

 

 

No Responses to “Entrepreneurship Sebagai Alternatif Terbaik”

Leave a Reply

Name:
Email:
Website:
Comment:
XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>