<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Bisnis Indonesia &#187; PELUANG USAHA</title>
	<atom:link href="http://yea.co.id/category/peluang-usaha/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://yea.co.id</link>
	<description>Info Bisnis, Wirausaha dan Peluang Usaha</description>
	<lastBuildDate>Mon, 19 Apr 2010 07:33:56 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Lebih Jauh Tentang Business Plan untuk Bisnis Musik Anda</title>
		<link>http://yea.co.id/lebih-jauh-tentang-business-plan-untuk-bisnis-musik-anda.html</link>
		<comments>http://yea.co.id/lebih-jauh-tentang-business-plan-untuk-bisnis-musik-anda.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 25 Mar 2010 02:31:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Claresta Gianina</dc:creator>
				<category><![CDATA[PELUANG USAHA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yea.co.id/?p=1185</guid>
		<description><![CDATA[Sebelumnya pernah dibahas mengenai pentingnya business plan untuk memulai suatu usaha termasuk bidang musik yang kini digandrungi oleh para wirausaha muda.  Kali ini yang akan dibahas adalah mengenai rincian dari masing- masing tahapan dari business plan itu sendiri.  Business plan yang dibahas kali ini memang masih mengambil sample dari bisnis dibidang musik seperti [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebelumnya pernah dibahas mengenai pentingnya business plan untuk memulai suatu usaha termasuk bidang musik yang kini digandrungi oleh para wirausaha muda.  Kali ini yang akan dibahas adalah mengenai rincian dari masing- masing tahapan dari business plan itu sendiri.  Business plan yang dibahas kali ini memang masih mengambil sample dari bisnis dibidang musik seperti pada artikel sebelumnya.</p>
<p>Ringkasan<br />
Pada tahap ini wirausaha pemula biasanya akan mendeskripisikan secara ringkas mengenai visi dan misi dari bisnis yang akan dijalankannya.  Para wirausaha akan dihadapkan pada tujuan dari bisnisnya sendiri dan faktor apa yang akan membuat bisnis tersebut dapat berjalan dengan lancar dan menghasilkan keuntungan.  </p>
<p>Dalam bagian ini juga akan dibahas secara ringkas mengenai perencanaan keuangan dari bisnis tersebut dan waktu yang dibutuhkan untuk menghasilkan profit.  Namun yang perlu diingat adalah bahwa keuntungan itu bukanlah seberapa besar yang anda hasilkan namun banyaknya keuntungan atau uang yang dapat anda simpan didalam menjalankan bisnis tersebut.  </p>
<p>Dalam tahap ini anda juga harus menjelaskan mengenai jenis produk apa saja yang nantinya akan ditawarkan kepada klien ataupun customer.  Bagian ini dapat ditutup dengan sesuatu yang unik mengenai produk ataupun layanan yang anda tawarkan.  </p>
<p>II.  deskripsi bisnis atau project<br />
Pada bagian ini intinya adalah anda menganalisa satu persatu mengenai ringkasan yang telah anda jabarkan sebelumnya.<br />
a.  bagian pertama mulailah menulis mengenai sejarah dan latar belakang project anda.  Hal ini penting untuk mereview pekerjaan yang sedang anda lakukan.  Anda dapat menjabarkan seluruh data yang berkaitan dengan bisnis anda saat ini.<br />
b.  deskripsi mengenai manajemen merupakan bagian selanjutnya.  Pada tahap ini perlu dijelaskan bagaimana nantinya bisnis anda dijalankan.  Seperti apakah gaya kepemimpinan anda nantinya, bagaimana nantinya keputusan akan dibuat dan difasilitasi.  Pertemuan bisnis seperti apa yang harus ditindaklanjuti untuk melancarkan bisnis anda<br />
c.  pada bagian ini anda perlu memutuskan mengenai struktur bisnis yang akan anda gunakan apakah berbentuk CV, PT bahkan apabila sekedar rekanan.  Keputusan yang anda buat akan sangat berpengaruh pada konsekuensi pajak dan hukum lainnya.  Apabila anda kurang yakin anda dapat memanfaatkan jasa konsultasi bisnis khusus untuk wirausaha kecil dan menengah.</p>
<p>III.  Target market untuk produk anda<br />
Saat ini anda pada tahapan untuk menonjolkan keunikan dari produk anda.  Marketing adalah menjual dan sudah menjadi hukum alam bahwa sebuah bisnis tanpa pemasaran yang baik tak akan bertahan lama.  Mendapatkan order atau klien, menjual musik anda adalah hal yang sangat penting untuk bisnis anda.  Untuk bisa berkompetisi dengan sukses di bisnis musik, anda harus menerapkan setiap strategi yang dilakukan oleh wirausahawan sukses.<br />
Berikut strateginya<br />
Kembangkan produk anda, misalnya dalam hal ini musik anda apabilanya trend yang berkembang saat ini adalah lagu bercorak melayu, melankolis dan sangat nge-pop, anda dapat mengembangkan musik indie.</p>
<p>Lakukan riset pasar, hal ini penting sekali untuk mengetahui target market anda dan tipikal calon pelanggan anda.  Langkah selanjutnya dan merupakan tantangan terberat adalah memperkenalkan produk anda  kepasar.  Pada fase ini anda dihadapkan pada berbagai tehnik pemasaran, alih-alih menggunakan strategi pemasaran biasa yang notabene menghabiskan banyak biaya seperti misalnya beriklan di media, anda dapat memasarkan musik anda melalui social media seperti facebook, blog pribadi dan twitter.</p>
<p>Namun hal ini tidak berarti anda telah sukses dalam melakukan penjualan.  Pemasaran melalui social media tak semerta-merta efektif anda tetap harus mengedepankan kreativitas anda untuk menjaring calon pelanggan.  </p>
<p>Sekali lagi untuk menentukan target pasar dan posisi produk anda didalamnya, anda harus menemukan korelasi unik dan positif yang membuat produk anda mampu menembus pasar yang sudah jenuh.  Ini merupakan proses dari riset pasar dan anda membutuhkan informasi umum dan spesifik mengenai pasar untuk produk anda.</p>
<p>Informasi pasar secara umum<br />
Informasi pasar secara umum untuk seorang musisi ataupun seseorang yang berkarir di bidang musik adalah industri musik itu sendiri.  Tanpa pemahaman umum mengenai konteks pasar industri musik dalam konteks lebih luas anda akan mengalami kesulitan untuk memasarkan produk dalam hal ini musik anda.  Penting bagi seorang musisi saat ini untuk memiliki informasi yang memadai mengenai struktur perusahaan rekaman, kontrak rekaman, jalur distribusi, media dan konektivitas antara semua hal ini untuk menciptakan sebuah bisnis musik yang menguntungkan.  Anda dapat mempelajarinya melalui buku-buku mengenai industri rekaman, majalah ataupun browsing situs-situs terkait di internet.</p>
<p>Informasi pasar secara spesifik<br />
Pada tahapan ini, yang harus anda lakukan adalah mencari bagian dari industri musik yang cocok dengan anda.  Dengan kata lain, anda harus menetapkan siapa calon pelanggan ataupun pendengar yang akan menyukai musik anda.  Anda harus meneliti lebih jauh lagi mengenai perilaku mereka, gaya hidup, hobi bahkan tingkat konsumerisme mereka.  Informasi seperti ini beperan penting pada pengembangan strategi pemasaran anda.  Dalam bagian ini anda juga perlu mencantumkan kompeititor anda.  </p>
<p>Anda harus mengumpulkan informasi sekitar dua atau tiga kompetitor yang menjual produk serupa dengan anda.  Misalnya saja apabila anda seorang musisi dan musik yang anda pilih adalah R&#038;B maka kompetitor anda adalah Juniar Arif dan Pazto.  Disini anda bisa menganalisa jenis suara mereka, penampilan secara keseluruhan baik live maupun off air serta promosi dan distribusi musik yang mereka lakukan.(bersambung)</p>
<p>Artikel selanjutnya: strategi marketing untuk bisnis musik anda </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yea.co.id/lebih-jauh-tentang-business-plan-untuk-bisnis-musik-anda.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Prospek Menjanjikan di Bisnis Musik</title>
		<link>http://yea.co.id/prospek-menjanjikan-di-bisnis-musik.html</link>
		<comments>http://yea.co.id/prospek-menjanjikan-di-bisnis-musik.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 23 Mar 2010 04:19:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Claresta Gianina</dc:creator>
				<category><![CDATA[PELUANG USAHA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yea.co.id/?p=1183</guid>
		<description><![CDATA[Industri musik kini tak bisa dipandang sebelah mata, beragam sisi serta bagian didalam musik hampir semuanya bisa menghasilkan uang dan tak tanggung-tanggung semuanya berjumlah besar.  Lihat saja bisnis RBT yang menghasilkan bisnis besar di bidang musik.  
 Sebuah business plan yang baik dan terencana dengan matang akan membuat anda mencapai tujuan anda apabila [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Industri musik kini tak bisa dipandang sebelah mata, beragam sisi serta bagian didalam musik hampir semuanya bisa menghasilkan uang dan tak tanggung-tanggung semuanya berjumlah besar.  Lihat saja bisnis RBT yang menghasilkan bisnis besar di bidang musik.  </p>
<p> Sebuah business plan yang baik dan terencana dengan matang akan membuat anda mencapai tujuan anda apabila anda ingin berkiprah di bidang musik.  Tanpa melihat apakah anda sebuah band, penyanyi solo ataupun bergerak di bidang production house, sebuah rencana bisnis yang baik akan mengubah angan-angan menjadi strategi, dan mimpi menjadi kenyataan.</p>
<p>Mimpi adalah awal dari segalanya dan mimpi dapat diterjemahkan menjadi visi dan misi.  Visi merupakan awal dari misi dan menjadikan segala tindakan dan kegiatan anda menjadi lebih berarti.  Berikut adalah alasan mengapa anda perlu membuat business plan apabila ingin berkarir di bidang musik.</p>
<p>Business plan anda yang anda buat jangan dianggap sekedar draft yang anda tulis saja namun jadikanlah hal itu sebagai acuan dan petunjuk untuk merencanakan langkah-langkah strategis dan efektif untuk mencapai tujuan anda.  Business plan yang anda buat sangatlah berkembang dikarenakan hal itu mencerminkan kedinamisan pertumbuhan bisnis anda.</p>
<p>Selain menghasilkan keuntungan untuk anda sendiri, sebuah business plan juga menarik investor dan pihak pemberi kredit.  Saat ini untuk membangun sebuah bisnis di bidang musik memang membutuhkan investasi yang cukup besar.  Alat-alat musik, pajak, proses recording dan mixing, prmosi, iklan, beragam biaya dan komisi membutuhkan investor untuk mendanainya.</p>
<p>Investor mau menanamkam modalnya untuk menjalankan sebuah bisnis di bidang musik dengan harapan mereka akan mendapatkan imbalan dari investasinya tersebut.  Hal terpenting yang mereka butuhkan untuk menentukan arah invetasi mereka adalah business plan anda.  Hal ini juga berlaku apabila anda berupaya untuk mendapatkan kredit dari bank.  Sebuah rencana yang terukur menggambarkan profesionalisme anda ke pihak pemberi kredit dan akan meningkatkan kesempatan anda untuk mendapatkan pinjaman tersebut.</p>
<p>Business plan untuk memulai bisnis di bidang musik akan memuat enam komponen, seperti dibawah ini.<br />
1. ringkasan<br />
2. deskripsi mengenai bisnis yang akan anda jalankan<br />
3. rencana marketing<br />
4. hal-hal operasional<br />
5. timeline project<br />
6. perkiraan budget dan keuangan </p>
<p>Business plan anda akan berupa<br />
I.  ringkasan<br />
II. deskripsi mengenai bisnis anda atau project terdiri dari<br />
a. latar belakang dan sejarah<br />
b. deskripsi management<br />
c. struktur bisnis<br />
III. Pasar untuk produk atau jasa yang anda tawarkan<br />
a.	deskripsi pasar terdiri dari informasi pasar secara umum dan secara spesifik serta profil kompetisi<br />
b.	rencana marketing terdiri dari positioning, marketing mix, filosofi pricing, metode sales dan distribusi serta kebijakan customer service<br />
IV.	Tahap operasional<br />
a.	fasilitas dan peralatan<br />
b.	rencana untuk pertumbuhan dan ekspansi<br />
c.	factor risiko<br />
V. timeline project yang berisi rencana waktu pengerjaan<br />
VI. informasi financial berisi kebutuhan financial, kondisi financial dan proyeksi financial (bersambung) </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yea.co.id/prospek-menjanjikan-di-bisnis-musik.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menjadikan Hotel dan Coffee Shop Sebagai Galeri Seni Anda</title>
		<link>http://yea.co.id/menjadikan-hotel-dan-coffee-shop-sebagai-galeri-seni-anda.html</link>
		<comments>http://yea.co.id/menjadikan-hotel-dan-coffee-shop-sebagai-galeri-seni-anda.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 19 Feb 2010 03:43:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Claresta Gianina</dc:creator>
				<category><![CDATA[PELUANG USAHA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yea.co.id/?p=1148</guid>
		<description><![CDATA[Bisnis benda seni saat ini sedang marak-maraknya dibicarakan.  Berawal dari hobby biasanya orang tertarik untuk mengeruk keuntungan dari benda seni dikarenakan penggemarnya yang memang sudah banyak.  Agaknya memajang benda seni akan jual di galeri-galeri banyak dilakukan berbagai orang dalam bisnis ini.  Namun mencoba sesuatu yang berbeda, tidak ada salahnya, apalagi nantinya akan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bisnis benda seni saat ini sedang marak-maraknya dibicarakan.  Berawal dari hobby biasanya orang tertarik untuk mengeruk keuntungan dari benda seni dikarenakan penggemarnya yang memang sudah banyak.  Agaknya memajang benda seni akan jual di galeri-galeri banyak dilakukan berbagai orang dalam bisnis ini.  Namun mencoba sesuatu yang berbeda, tidak ada salahnya, apalagi nantinya akan menghasilkan keuntungan lebih. Salah satunya adalah memajang benda seni yang diperjualbelikan di coffee shop atau hotel.  Tentunya tak sembarang coffee shop dan hotel yang anda pilih namun coffee shop yang unik atau antik dan hotel yang memiliki cita rasa seni.<br />
Coffee Shops<br />
Coffee shop memiliki kriteria memadai untuk memajang benda seni yang diperjualkan.  Setiap harinya banyak pengunjung yang menghabiskan waktunya di coffee shop untuk sekedar minum kopi ataupun menikmati hidangan ringan.  Seraya mereka duduk-duduk menikmati hidangan, mereka bisa melihat-lihat benda seni yang dipajang di coffee shop tersebut.  Anda tak perlu memajang banyak benda seni, hanya beberapa saja yang terbaik dari koleksi anda.  Dalam hal ini anda bisa bekerjasama dengan pemilik coffee shop atau apabila coffee shop itu milik anda sendiri maka akan merupakan keuntungan ekstra untuk anda.  Konsinyasi merupakan cara terbaik apabila anda tidak memiliki coffee shop dengan menitip jual dengan pemilik coffee shop.  Apabila benda seni anda memang bagus, akan memberikan nilai tersendiri untuk pemilik coffee shop.  Untuk kriteria coffee shop yang anda pilih untuk memajang benda seni, akan lebih baik jika coffee shop tersebut memang bernuansa etnik atau bercita rasa seni tinggi sehingga akan serasi apabila dijadikan art display.  Banyak coffee shop yang akan tertarik apabila anda menawarkan untuk memajang benda seni anda disana.  Selain mendapatkan suasana baru yang bernilai jual tinggi mereka juga tak perlu membayarnya apalagi jika benda seni tersebut terjual mereka bisa mendapatkan komisi lagi.</p>
<p>Hotel</p>
<p>Satu lagi ini merupakan area yang sebelumnya tidak terpikir untuk anda dalam memajang benda seni anda.  Seperti halnya coffee shop, hotel menjadi tempat yang menarik dan potensial untuk memajang benda seni.  Apabila anda beruntung, pihak hotel bisa jadi akan membeli benda seni yang anda jual ketimbang memajangnya di hotel mereka.  Apabila pihak hotel menolak untuk membeli atau memajang benda seni anda, anda bisa menyewa function room mereka.  Hal ini merupakan cara jitu untuk menarik calon pelanggan dikarenakan ratusan tamu kemungkinan akan lalu lalang di hotel dan area sekitarnya.  Hotel yang anda pilih tak perlu hotel berbintang lima mengingat tingkat kesulitannya cukup tinggi untuk menembusnya.  Anda dapat memilih hotel-hotel menengah dan kecil namun memiliki citarasa kuat akan seni.  Akan lebih baik lagi apabila anda bisa mendapatkan boutique hotel sebagai sarana untuk memajang benda seni anda.<br />
Thinking Outside the Box<br />
Dalam memasarkan produk anda, cobalah untuk tidak memikirkan batasan apapun.  Jadilah kreatif dan berpikir keluar kotak dan anda akan menemukan tempat-tempat baru yang tak pernah terpikir sebelumnya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yea.co.id/menjadikan-hotel-dan-coffee-shop-sebagai-galeri-seni-anda.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bisnis Pakaian anak, Mudah dan Menguntungkan</title>
		<link>http://yea.co.id/bisnis-pakaian-anak-mudah-dan-menguntungkan.html</link>
		<comments>http://yea.co.id/bisnis-pakaian-anak-mudah-dan-menguntungkan.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 18 Feb 2010 04:32:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Claresta Gianina</dc:creator>
				<category><![CDATA[PELUANG USAHA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yea.co.id/?p=1145</guid>
		<description><![CDATA[Saat ini bisnis apapun bisa anda lakukan. Walaupun modal anda sedikit dan anda tak memiliki cukup dana untuk menyewa tempat, anda tak perlu khawatir karena anda dapat memasarkannya secara online.   Apabila anda ingin memasarkannya offline, anda juga dapat memajangnya di garage sale.  Pakaian untuk anak-anak dan bayi di pasaran saat ini dijual [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saat ini bisnis apapun bisa anda lakukan. Walaupun modal anda sedikit dan anda tak memiliki cukup dana untuk menyewa tempat, anda tak perlu khawatir karena anda dapat memasarkannya secara online.   Apabila anda ingin memasarkannya offline, anda juga dapat memajangnya di garage sale.  Pakaian untuk anak-anak dan bayi di pasaran saat ini dijual lebih mahal daripada pakaian untuk orang dewasa.  Sebuah sweater anak-anak berkualitas bagus di department store bisa dijual sekitar 150 ribu atau bahkan lebih.  Anda bisa mengambil kesempatan dalam situasi seperti ini.  Di tengah mahalnya harga pakaian bayi dan anak-anak, anda bisa menjual produk dengan kualitas baik namun dengan harga lebih murah.</p>
<p>Apabila anda bisa menjahit maka akan lebih mudah lagi.  Anda bisa membuat contoh pakaian yang akan anda jual sebelum dipasarkan.  Apabila model yang anda pilih memang sedang trend, maka anda dapat memperkerjakan satu atau dua orang penjahit  model pakaian anak dan bayi sangat beragam, jangan takut kehabisan ide, anda bisa melihatnya dari majalah, brosur ataupun beragam situs online.  </p>
<p>Bisnis pakaian anak-anak seperti bisnis pakaian pada umumnya merupakan bisnis yang selalu mengikuti perkembangan zaman.  Apabila anda memulai bisnis ini, maka anda harus paham dan mengikuti trend yang ada untuk membuka wawasan anda mengenai mode pakaian anak.</p>
<p>Untuk memaksimalkan penjualan anda, maka anda harus menyediakan produk yang anda jual dalam beragam ukuran untuk satu mode pakaian.  Sehingga apabila pelanggan anda mencari mode tersebut maka barang tersebut tersedia dan anda tak kehilangan pelanggan.  </p>
<p>Apabila anda memiliki banyak pakaian anak bekas dan tak terpakai namun dalam kondisi masih layak pakai, anda bisa menjualnya dengan memberikan diskon besar.  Beberapa jenis barang yang dapat anda jual adalah baju dan perlengkapan anak lainnya seperti boots, kaus kaki, topi, tas dll</p>
<p>Apabila anda berencana menjual pakaian anda lewat internet, anda membutuhkan foto-foto.  Dengan foto, maka calon pelanggan anda akan dengan mudah mengetahui jenis-jenis pakaian yang anda akan jual.<br />
Untuk memulai bisnis pakaian anak, anda membutuhkan modal tidak terlalu banyak tergantung peralatan apa yang anda butuhkan untuk menjalankannya.  Apabila anda menjalankan bisnis anda lewat internet maka modal yang harus anda siapkan sangat sedikit dikarenakan anda tidak mengeluarkan uang untuk menyewa tempat (bersambung)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yea.co.id/bisnis-pakaian-anak-mudah-dan-menguntungkan.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bisnis dari rumah?Kenapa Tidak?</title>
		<link>http://yea.co.id/beberapa-ide-bisnis-rumahan-untuk-anda.html</link>
		<comments>http://yea.co.id/beberapa-ide-bisnis-rumahan-untuk-anda.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Feb 2010 06:59:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Claresta Gianina</dc:creator>
				<category><![CDATA[PELUANG USAHA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yea.co.id/?p=1137</guid>
		<description><![CDATA[Bagi anda seorang wanita bekerja sekaligus seorang ibu yang memiliki putera atau puteri, rutinitas di kantor yang padat serta kemacetan berjam-jam yang sangat menyita waktu anda tentulah membuat anda stress.  Ingin menjadi ibu rumah tangga dan mengurus anak saja, biaya hidup yang kian hari kian mencekik leher agaknya mengurungkan niat anda untuk resign.  [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bagi anda seorang wanita bekerja sekaligus seorang ibu yang memiliki putera atau puteri, rutinitas di kantor yang padat serta kemacetan berjam-jam yang sangat menyita waktu anda tentulah membuat anda stress.  Ingin menjadi ibu rumah tangga dan mengurus anak saja, biaya hidup yang kian hari kian mencekik leher agaknya mengurungkan niat anda untuk resign.  Hidup di kota besar dimana semuanya serba mahal, memang sulit apabila hanya mengandalkan single income saja.</p>
<p>  Bekerja dari rumah dan memiliki bisnis sendiri merupakan salah satu solusi.  Anda tak perlu bekerja full time di kantor yang sangat menyita waktu anda serta bermacet-macet ria di jalan.  Apabila bisnis anda lancar, uangpun dapat, anda bisa menyediakan waktu lebih banyak untuk buah hati anda.<br />
Berikut beberapa ide bisnis yang bisa anda jalankan dari rumah</p>
<p>Jual Beli Barang Antik</p>
<p>Jual beli barang antik apabila anda mengetahui tips dan triknya bisa menjadi bisnis yang cukup menguntungkan.  Anda cukup menyiapkan ruangan ekstra di rumah anda atau bisa menyulap garasi anda menjadi kantor tempat menjual barang-barang antik.  </p>
<p>Apabila rumah anda cukup besar serta memiliki furniture antik dan pajangan antik lainnya, anda bisa menyulapnya menjadi showroom untuk display barang-barang antik.  </p>
<p>Kecintaan orang terhadap barang-barang antik mampu bertahan lama sehingga anda tak perlu khawatir barang anda tak laku asalkan anda menjualnya dengan harga yang wajar. </p>
<p> Banyak orang di akhir pekan atau waktu senggang mereka berburu barang-barang antik dan mereka tak segan merogoh kocek untuk hobi mereka tersebut. </p>
<p> Anda dapat membeli barang-barang antik tersebut di toko atau kaki lima yang menjual barang-barang loakan, membersihkannya serta memajangnya di showroom anda.  </p>
<p>Jangan ragu, apabila anda mengetahui cukup banyak mengenai barang-barang antik, mulailah berbisnis jual beli barang antik.  Anda juga dapat menawarkannya secara online di You tube, kaskus atau facebook atau bahkan membuka website anda sendiri. </p>
<p>Bisnis Kue kering</p>
<p>Apakah anda piawai dalam membuat kue?apakah teman-teman anda pernah mengatakan bahwa anda seharusnya menjual kue buatan anda.  Ada beberapa kisah sukses mengenai orang-orang sukses dalam berbisnis kue hasil buatannya atau masakannya serta memasarkannya ke lingkungan terdekat mereka terlebih dahulu. </p>
<p> Apabila anda sangat piawai pada satu jenis makanan atau anda bahkan menciptakan sendiri makanan baru yang memang belum terlalu terkenal maka inilah saatnya anda memasarkan produk anda.  </p>
<p>Cobalah untuk menyempurnakan resep tersebut serta minta sahabat, tetangga atau kenalan anda untuk memberikan masukan.  Apabila resep tersebut sudah hampir sempurna anda dapat mulai memasarkannya. </p>
<p>Anda bisa membuat toko kue di rumah anda dengan hanya bermodalkan etalase atau anda dapat menitipkannya di bakery atau toko kue besar dengan sistem komisi.  Promosi dari mulut ke mulut juga dapat meningkatkan penjualan anda.  </p>
<p>Bisnis Losmen sederhana</p>
<p>Apakah anda pernah berwisata ke suatu tempat dan tinggal di losmen sederhana atau saat ini dikenal dengan nama ”Bed and Breakfast”? Apabila anda melihat dan mencermati dengan baik anda dapat membuka losmen sederhana di rumah anda.  Saat ini makin banyak orang-orang yang menyewakan rumah mereka untuk tempat menginap para wisatawan. </p>
<p> Terlebih lagi apabila rumah anda tak jauh dari kawasan wisata atau pantai, maka akan semakin mudah bagi anda untuk menyewakan beberapa kamar di rumah anda.  </p>
<p>Apabila anda memiliki satu atau dua kamar kosong di rumah anda, maka manfaatkanlag, anda bisa dapat menyewakannya.  Penginapan model ”bed and breakfast” saat ini sangat populer dimana para pelancong menginginkan suasana berbeda dengan budget terbatas.  Anda juga bisa menyediakan sarapan pagi untuk wisatawan tersebut dan mengemasnya menjadi satu paket dengan penginapan.  </p>
<p>Tak sulit apabila menyediakan sarapan pagi berupa omelet jamur, sosis plus segelas susu segar untuk beberapa orang saha.</p>
<p>Apabila anda tak butuh renovasi untuk mewujudkan bisnis ini, maka anda bisa langsung menjalankannya dengan hanya sedikit modal, mungkin hanya membeli perlengkapan tidur baru berupa bantal, guling, sprei dan bedcover ditambah beberapa handuk bersih.  Apabila anda ingin membeli properti baru untuk membuka losmen ini, maka anda harus pintar-pintar mencari rumah yang sedang dijual dengan harga murah.  </p>
<p>Bisnis Childcare (Tempat Penitipan Anak) </p>
<p>Bisnis childcare atau tempat penitipan anak saat ini sedang booming ditengah krisis financial yang melanda dengan banyaknya kedua orang tua yang bekerja.  Dengan kedua orang tua yang bekerja diluar rumah, otomatis tempat penitipan anak atau childcare sangatlah dibutuhkan ditambah dengan besarnya biaya untuk membayar jasa babysitter. Ini bisa menjanjikan bisnis yang cukup menguntungkan bagi anda.  </p>
<p>Kebanyakan orang tua yang bekerja menginginkan anaknya tetap dalam pengawasan dan perawatan seperti yang ditawarkan oleh jasa babysitter.  Anda dapat memulainya di rumah dan menawarkan lingkungan yang menyenangkan dan mendidik.  </p>
<p> Saat ini anda mungkin berpikiran bahwa membuka jasa penitipan anak tidaklah terlalu menguntungkan namun apabila nantinya tempat penitipan anak yang anda jalankan ramai klien maka untung yang anda peroleh juga berlipat ganda.  </p>
<p>Mendirikannya tak perlu modal banyak, hanya beberapa perlengkapan dasar, mainan anak-anak dan kumpulan resep menu sehat untuk dijadikan dasar pegangan untuk makan siang anak-anak tersebut.(claresta Gianina)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yea.co.id/beberapa-ide-bisnis-rumahan-untuk-anda.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Membuka Butik Impian Anda</title>
		<link>http://yea.co.id/membuka-butik-impian-anda.html</link>
		<comments>http://yea.co.id/membuka-butik-impian-anda.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 29 Jan 2010 03:11:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Claresta Gianina</dc:creator>
				<category><![CDATA[PELUANG USAHA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yea.co.id/?p=1130</guid>
		<description><![CDATA[Tentu anda tak asing lagi dengan keberadaan butik di tengah-tengah kehidupan anda.  Sebagai manusia moderen yang tinggal di kota besar terlebih lagi wanita, kebiutuhan akan pakaian dan aksesorisnya tak lagi menjadi kebutuhan sekunder.  Pakaian atau fashion saat ini telah menjadi lifestyle yang melekat pada masyarakat urban.  Inipun menjadi bisnis menarik yang mampu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tentu anda tak asing lagi dengan keberadaan butik di tengah-tengah kehidupan anda.  Sebagai manusia moderen yang tinggal di kota besar terlebih lagi wanita, kebiutuhan akan pakaian dan aksesorisnya tak lagi menjadi kebutuhan sekunder.  Pakaian atau fashion saat ini telah menjadi lifestyle yang melekat pada masyarakat urban.  Inipun menjadi bisnis menarik yang mampu menghasilkan profit.  Bahkan apabila anda seorang karyawan dengan jam kerja ketat, usaha ini dapat dijadikan side job yang bisa menambah kocek anda.<br />
Namun yang patut diingat bahwa usaha butik sangatlah menjamur, dan anda perlu mempertimbangkan butik jenis apa yang anda inginkan.  Anda perlu menonjolkan sesuatu dari butik anda agar terlihat berbeda di mata customer sehingga nantinya mampu menarik pelanggan.  jika tak punya cirri khas atau keunikan yang ditonjolkan, salah-salah bukan profit yang anda dapatkan malahan modal anda tak kembali.<br />
Banyak pengusaha besar yang memulai bisnis pakaian dengan membuka butik di lingkungan tempat tinggal mereka dan akhirnya menjadi pemain besar di dunia fashion.  Kesuksesan Nordstrom Inc, sebuah perusahaan fashion raksasa di Amerika Serikat merupakan kisah sukses klasik pengusaha pakaian.  Nordstorm memulainya di tahun 1901 dengan membuka butik khusus sepatu di Seattle, Washington.<br />
Saat ini memiliki sebuah butik merupakan langkah termudah untuk menjadi bagian dari industri fashion yang saat ini tumbuh.  Butik online maupun yang memiliki tempat untuk berjualan setiap harinya mengalami pertumbuhan tiap harinya.  Walaupun hanya beberapa yang tumbuh menjadi industri retail raksasa<br />
Sebenernya apa sih istilah dari butik? Jangan-jangan pemikiran anda selama ini salah.  Jika anda mengganggap butik itu adalah sebuah toko yang hanya menjual tas-tas Louis Vuitoon atau gaun Escada, pemikiran anda salah.  Butik pakaian beragam jenisnya, mulai dari menjual jenis pakaian sehari-hari sampai gaun ekslusif yang biasa dipakai oleh selebriti.  Namun ada baiknya apabila anda seorang pebisnis pemula anda dapat mempertimbangkan untuk menjual barang-barang yang modalnya kecil, memiliki keuntungan besar dan perputaran yang cepat.<br />
Berikut adalah daftar barang-barang yang bisa dijual di butik anda: pakaian olahraga, baju renang, topi baseball, tshirts, pakaian dalam, sepatu dan sandal, tas, penyewaan tuxedo atau gaun pesta, aksesoris dan jam tangan.<br />
Apabila budget anda terbatas, anda tidak perlu menyewa tempat yang mahal di mall dalam kota.  Berikut adalah ide-ide mengenai butik moderen yang anda bisa mulai dengan modal terbatas: anda dapat menitipkan barang anda di toko dengan sistem konsinyasi, anda dapat membuka booth atau kios di mall dengan budget lebih murah daripada toko, apabila anda memiliki ruangan kosong di rumah dan lingkungan anda memadai, maka anda dapat menyulapnya menjadi sebuah butik.<br />
Anda dapat memiliki butik sendiri dimanapun anda tinggal, bahkan anda tak perlu pengalaman banyak dan latar belakang pendidikan yang sesuai.  Jika anda tinggal dan bekerja di kota kecil, anda bisa membuka butik kecil yang membuka perlengkapan bayi dan wanita hamil.  Apabila anda tinggal dan bekerja di kota besar, anda dapat membuka butik ekslusif yang menjual pakaian-pakaian dengan mode terbaru ataupun sepatu-sepatu manolo blahnik.<br />
Seorang pemilik butik memiliki keleluasaan dalam memutuskan barang apa yang akan dijualnya dan tingkat pelayanan yang ingin ditawarkan, selalu ada saja pelanggan yang membeli barang-barang tersebut.<br />
Bagi anda yang memiliki jiwa kewirausahaan menjadi pemiliki sebuah butik merupakan langkah yang tepat.  Bahkan anda dapat membuka butik dengan modal awal yang kecil, bahkan apabila anda tidak memiliki pengalaman sebelumnya.  Bahkan selalu ada kesempatan bagi yang ingin mencoba sistem franchise. Tunggu apa lagi segera buka butik impian anda. (claresta gianina) </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yea.co.id/membuka-butik-impian-anda.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Memilih Lokasi Bisnis Resto</title>
		<link>http://yea.co.id/memilih-lokasi-bisnis-resto.html</link>
		<comments>http://yea.co.id/memilih-lokasi-bisnis-resto.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 19 Oct 2009 09:11:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Claresta Gianina</dc:creator>
				<category><![CDATA[PELUANG USAHA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yea.co.id/?p=989</guid>
		<description><![CDATA[Memilih lokasi yang tepat merupakan hal terpenting dalam bisnis anda.  Terlebih lagi apabila anda ingin membuka bisnis restoran tentunya lokasi menjadi factor utama penentu keberhasilan bisnis anda.
Berikut tips dalam memilih lokasi restoran
Trafik
Ramainya lalu lalang pejalan kaki dan kendaraan bermotor merupakan langkah penting yang harus anda perhatikan.  Anda dapat memperoleh datanya dari agen-agen real estat, kantor [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="TEXT-ALIGN: justify">Memilih lokasi yang tepat merupakan hal terpenting dalam bisnis anda.  Terlebih lagi apabila anda ingin membuka bisnis restoran tentunya lokasi menjadi factor utama penentu keberhasilan bisnis anda.</p>
<p style="TEXT-ALIGN: justify">Berikut tips dalam memilih lokasi restoran</p>
<p style="TEXT-ALIGN: justify">Trafik</p>
<p style="TEXT-ALIGN: justify">Ramainya lalu lalang pejalan kaki dan kendaraan bermotor merupakan langkah penting yang harus anda perhatikan.  Anda dapat memperoleh datanya dari agen-agen real estat, kantor demografi dan kependudukan serta highway department.  Tentunya anda ingin memilih lokasi yang memiliki trafik tinggi saat waktu-waktu orang makan di restoran.  Anda harus melakukan survey lokasi di waktu-waktu yang berbeda serta juga pada akhir pekan.  Apabila anda berada di daerah kabupaten dan jauh dari kota maka anda harus mempertimbangkan trafik pejalan kaki.  Tipe-tipe pejalan kaki nantinya juga akan mempengaruhi konsep yang anda akan pilih.</p>
<p style="TEXT-ALIGN: justify">Keberadaan lokasi</p>
<p style="TEXT-ALIGN: justify">Keberadaan lokasi di sudut bagus apabila akses dari jalan raya mudah.  Lokasi jalan buntu merupakan pilihan terbaik untuk strip malls.  Standing restorang dengan banyak lahan parkir merupakan pilihan ideal.  Tanda-tanda dapat membantu keberadaan lokasi anda namun harus dipikirkan lagi mengenai perda-nya serta tergantung dari besaran dan lokasi untuk menempatkannya.</p>
<p style="TEXT-ALIGN: justify">Ketersediaan tempat parkir</p>
<p style="TEXT-ALIGN: justify">Hal ini sangat penting apabila anda ingin memulai bisnis resto. Klien anda dalam hal ini calon pelanggan anda butuh tempat parkir yang nyaman untuk datang ke restoran anda.  Apabila restoran anda tidak menyediakan tempat parkir yang layak dan nyaman maka mereka akan berpikir dua kali untuk datang.</p>
<p style="TEXT-ALIGN: justify">Lokasi dekat populasi padat</p>
<p style="TEXT-ALIGN: justify">Akan memiliki nilai tambah apabila lokasi resto anda berada di dekat populasi padat seperti misalnya, kampus, rumah sakit, bangunan kantor, SMU dsb</p>
<p style="TEXT-ALIGN: justify">Akses</p>
<p style="TEXT-ALIGN: justify">Calon pelanggan anda butuh akses mudah menuju lokasi restoran anda.  Apabila lokasi resto anda berada di jalur verboden maka hal ini tentunya cukup menyulitkan calon pelanggan anda, tentu anda harus mempertimbangkannya dengan matang. Namun apabila lokasinya terlalu ramai dan sesak maka calon pelanggan anda juga akan malas datang.</p>
<p style="TEXT-ALIGN: justify">Luas lokasi</p>
<p style="TEXT-ALIGN: justify">Anda harus mempertimbangkan apakah lokasi/tempat yang anda pilih mampu menampung calon pelanggan yang datang.</p>
<p style="TEXT-ALIGN: justify">Harga</p>
<p style="TEXT-ALIGN: justify">Faktor harga tempat/lokasi yang akan anda beli/sewa juga menjadi penentu.  Carilah lokasi dengan harga terjangkau yang sudah anda pertimbangkan serta disesuaikan dengan break-event point.</p>
<p style="TEXT-ALIGN: justify">Kondisi tempat/lokasi</p>
<p style="TEXT-ALIGN: justify">Anda harus menghitung dengan cermat berapa uang yang akan dikeluarkan untuk membangun atau merenovasi tempat tersebut.</p>
<p style="TEXT-ALIGN: justify">Konstruksi Jalan</p>
<p style="TEXT-ALIGN: justify">Anda harus selalu melakukan pengecekan ke pihak pemerintah daerah atau walikota mengenai rencana apa yang akan dilakukan untuk wilayah tempat lokasi restoran anda berada.</p>
<p style="TEXT-ALIGN: justify">Tingkat kerawanan</p>
<p style="TEXT-ALIGN: justify">Hal lainnya yang perlu dipertimbangkan adalah apakah lokasi restoran yang anda pilih memiliki tingkat kerawanan yang tinggi atau tidak. Calon pelanggan tidak akan datang ke restoran anda apabila mereka tidak merasa aman.</p>
<p style="TEXT-ALIGN: justify">.</p>
<p style="TEXT-ALIGN: justify">
<p style="TEXT-ALIGN: justify">
<div id="seolinx-tooltip" style="border: 1px solid #000000; margin: 0pt; padding: 0pt; display: none; opacity: 0.9; position: absolute; width: auto; z-index: 99999;">
<table style="border: 0pt none; margin: 0pt; padding: 0pt; border-collapse: separate; width: auto;" border="0">
<tbody>
<tr>
<td id="seolinx-table" style="border: 0pt none; margin: 1px; padding: 0pt; font-family: Tahoma; font-size: 11px; font-weight: bold;">
<div style="margin: 0pt; padding: 0pt; overflow: auto; width: auto;">
<table id="seolinx-paramtable" style="border: 1px solid gray; margin: 0pt; border-collapse: separate;" border="0">
<tbody>
<tr>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://toolbarqueries.google.com/favicon.ico" alt="" width="12" height="12" /> PR: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="Google pagerank" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://www.google.com/favicon.ico" alt="" width="12" height="12" /> I: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="Google index" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://www.google.com/favicon.ico" alt="" width="12" height="12" /> L: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="Google links" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://siteexplorer.search.yahoo.com/favicon.ico" alt="" width="12" height="12" /> LD: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="Yahoo linkdomain" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://www.bing.com/favicon.ico" alt="" width="12" height="12" /> I: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="Bing index" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://www.alexa.com/favicon.ico" alt="" width="12" height="12" /> Rank: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="Alexa rank" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://delicious.com/favicon.ico" alt="" width="12" height="12" /> I: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="Delicious index" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://technorati.com/favicon.ico" alt="" width="12" height="12" /> I: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="Technorati index" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://digg.com/favicon.ico" alt="" width="12" height="12" /> I: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="Digg index" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="Sitemap.xml" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://www.semrush.com/favicon.ico" alt="" width="12" height="12" /> Rank: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="SEMRush Rank" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://www.semrush.com/favicon.ico" alt="" width="12" height="12" /> Traffic: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="SEMRush SE Traffic" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://www.semrush.com/favicon.ico" alt="" width="12" height="12" /> Price: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="SEMRush SE Traffic price" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://siteanalytics.compete.com/favicon.ico" alt="" width="12" height="12" /> C: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="Compete Rank" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>
</td>
<td id="seolinx-tooltip-close" style="border: 0pt none; margin: 0pt; padding: 1px; cursor: pointer; vertical-align: middle; width: auto;" title="close"><img src="chrome://seoquake/content/skin/close.gif" alt="" /></td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yea.co.id/memilih-lokasi-bisnis-resto.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Penguasaan Pasar dan Kemampuan Bisnis</title>
		<link>http://yea.co.id/penguasaan-pasar-dan-kemampuan-bisnis.html</link>
		<comments>http://yea.co.id/penguasaan-pasar-dan-kemampuan-bisnis.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 Oct 2009 03:19:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yea</dc:creator>
				<category><![CDATA[PELUANG USAHA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yea.co.id/?p=969</guid>
		<description><![CDATA[Ingin membuka usaha toko kue tidak bisa memasak kue? Atau ingin membuka usaha butik tapi tidak bisa menjahit? Tidak masalah. Karena menguasai proses produksi sebuah usaha tidak mutlak diperlukan untuk memulai sebuah usaha. Sebuah toko kue yang tidak memproduksi sendiri bisa saja membeli atau memesan dari pihak lain. Begitu juga dengan toko butik.
Sekecil apapun usaha [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="TEXT-ALIGN: justify">Ingin membuka usaha toko kue tidak bisa memasak kue? Atau ingin membuka usaha butik tapi tidak bisa menjahit? Tidak masalah. Karena menguasai proses produksi sebuah usaha tidak mutlak diperlukan untuk memulai sebuah usaha. Sebuah toko kue yang tidak memproduksi sendiri bisa saja membeli atau memesan dari pihak lain. Begitu juga dengan toko butik.</p>
<p style="TEXT-ALIGN: justify">Sekecil apapun usaha yang akan dimulai, beberapa hal sangat penting untuk dimiliki. Kemampuan membaca selera pasar serta pilihan target pasar yang tepat misalnya. Sehubungan dengan ini pemilihan tempat usaha tentu juga sangat menentukan keberhasilan.</p>
<p style="TEXT-ALIGN: justify">Selanjutnya, usaha harus didukung dengan promosi yang baik. Untuk tahap awal, promosi bisa dilakukan melalui kenalan atau relasi. Semakin banyak relasi, kesempatan promosi tentunya terbuka lebih luas. Ditambah dengan tata tertib administrasi usaha merupakan langkah awal yang baik dalam menjalankan bisnis</p>
<p style="TEXT-ALIGN: justify">Namun tak ada salahnya menambah keahlian sehubungan produksi bidang usaha yang akan digeluti.  Dengan seseorang memiliki keahlian menjahit misalnya, akan dapat membangkitkan kreatifitas dalam memilih gaya dan ciri khas dari busana yang dijual. Gaya dan ciri khas tersebut bisa memberikan nilai lebih dibandingkan usaha sejenis.</p>
<p style="TEXT-ALIGN: justify">Jika memungkinkan, rencanakan untuk selalu berusaha meningkatkan keahlian yang dapat menunjang bisnis. Kursus manajemen kewirausahaan, kursus pembukuan dan lain-lain patut dipikirkan bagi yang belum banyak memiliki pengetahuan di bidang ini. Memang sebagai pemilik sekaligus pimpinan usaha, seseorang tidak harus menjalankan segala sesuatu sendirian. Namun dengan memiliki pengetahuan secara umum akan membuat seseorang jauh lebih percaya diri dalam menjalankan usaha.  (SH)</p>
<p style="TEXT-ALIGN: justify">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yea.co.id/penguasaan-pasar-dan-kemampuan-bisnis.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bisnis Menggiurkan si Tanaman Anggun</title>
		<link>http://yea.co.id/bisnis-menggiurkan-si-tanaman-anggun.html</link>
		<comments>http://yea.co.id/bisnis-menggiurkan-si-tanaman-anggun.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 12 Oct 2009 08:55:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yea</dc:creator>
				<category><![CDATA[PELUANG USAHA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yea.co.id/?p=967</guid>
		<description><![CDATA[Hobi bertanam tanaman hias tak jarang menjadi inspirasi bagi seseorang untuk memulai sebuah bisnis. Terbukti, banyak bisnis tanaman hias dimulai karena pemiliknya memang memiliki hobi di bidang ini. Bahkan tak jarang dari para hobimonik tanaman hias bersedia merogoh kocek cukup tebal bahkan berpetualang mencari bibit tanaman favorit mereka. Tak mau tanggung, akhirnya koleksi tanaman favorit [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="TEXT-ALIGN: justify">Hobi bertanam tanaman hias tak jarang menjadi inspirasi bagi seseorang untuk memulai sebuah bisnis. Terbukti, banyak bisnis tanaman hias dimulai karena pemiliknya memang memiliki hobi di bidang ini. Bahkan tak jarang dari para hobimonik tanaman hias bersedia merogoh kocek cukup tebal bahkan berpetualang mencari bibit tanaman favorit mereka. Tak mau tanggung, akhirnya koleksi tanaman favorit pun dijadikan lahan bisnis.</p>
<p style="TEXT-ALIGN: justify">Ada banyak jenis tanaman hias yang bisa dijadikan produk unggulan. Unggul karena tahan banting, harga stabil, dan peluang pasar yang besar baik untuk lokal maupun ekpsor. Jenis tanaman Aglaonema salah satunya, tentu sudah tak asing lagi di telinga. Disebut juga &#8216;Sri Rejeki&#8217; atau &#8216;Chinese Evergreen&#8217;, tanaman ini merupakan tanaman dari family Araceae. Hampir 40 spesies tergabung dalam genus Aglaonema yang sudah dilepas ke pasaran. Habitat asli tanaman ini adalah di bawah hutan hujan tropis, tumbuh baik pada areal dengan intensitas penyinaran rendah dan kelembaban tinggi. Kini berbagai macam aglaonema hybrida telah dikembangkan, memiliki penampilan tanaman yang sangat menarik.</p>
<p style="TEXT-ALIGN: justify">Hybrida dari bermacam warna, bentuk, ukuran daun sehingga jauh berbeda dari spesies alami. Dunia mengenal aglaonema hybrid pertama mulai tahun 1998 berwarna merah, yang sebelumnya hanya mengenal warna hijau, kuning maupun varigata. Sejak saat itu para penghobi berlomba-lomba menyilang aglaonema berwarna merah dan memproduksi untuk konsumsi dunia, termasuk negara Thailand. Awal tahun 1997 karya fenomenal Gregorius Hambali yang terkenal &#8220;Pride of Sumatera&#8221; dan &#8220;Donacarmen&#8221; menjadi pusat perhatian komunitas tanaman hias di Indonesia. Karya Greg menjadikan tanaman hias tersebut lebih mahal karena dihargai dengan cara menghitung per lembar daunnya.</p>
<p style="TEXT-ALIGN: justify">
<p style="TEXT-ALIGN: justify"><strong>Laju Kencang Bisnis Aglaonema</strong></p>
<p style="TEXT-ALIGN: justify">Dalam beberapa tahun terakhir bisnis aglaonema tampil sebagai bisnis yang menggiurkan. Bahkan diprediksi ada beberapa varian aglaonema yang akan melejit di pertengahan 2007 sampai 2008. Bagaimana tidak menggiurkan? Bisnis ini bisa diusahakan di lahan sempit.Hanya bermodalkan pekarangan rumah misalnya, pebisnis bisa meraup omzet Rp100- juta per minggu. Para pemain juga tak perlu khawatir pasar bakalan jenuh. Perbandingan antara permintaan dan pasokan aglonema saat ini sekitar 10:1. Belum lagi peluang ekspor yang terbuka luas, ke Belanda misalnya.</p>
<p style="TEXT-ALIGN: justify">Tambahan setiap lembar dari tanaman ini memberikan peluang pendapatan yang tak sedikit. Ambil contoh jika seorang pebisnis yang memiliki 1 induk dan 11 anakan bisa dicangkok menjadi 12 tanaman baru. Dengan harga jual anakan Rp5-juta per pot tambahan Rp60 juta bisa kembali masuk kantong pebisnis.</p>
<p style="TEXT-ALIGN: justify">Tak jarang para pebisnis berburu bibit ke luar negeri, ke negeri Gajah Putih Thailand misalnya. Dengan perawatan yang tak main-main, tambahan setiap tunas menjanjikan rupiah berlipat-lipat. Kendati demikian, tak semua pebisnis sukses menjalani bisnis ini. Oleh karena itu bagi Anda yang ingin memulai bisnis budidaya aglaonema ada beberapa tips yang setidaknya perlu diketahui untuk meminimalisir risiko kerugian.</p>
<p style="TEXT-ALIGN: justify">Pertama, pastikan bidang mana yang akan Anda geluti pada bisnis ini. Budidaya, pemasaran, atau gabungan keduanya? Bagi yang ingin memulai dari budidaya, hati-hati dalam memilih bibit. Oleh karena itu sebaiknya pebisnis memiliki pengetahuan baik tentang tanaman ini sehingga dapat memilih bibit yang baik untuk dikembangkan. Tak jarang kasus kerugian muncul akibat kesalahan memilih bibit padahal telah berusaha melancong hingga ke luar negeri untuk mendapatkannya.</p>
<p style="TEXT-ALIGN: justify">Selanjutnya, pebisnis dibidang budidaya serius dalam perawatan agar dapat menghasilkan anakan semakin banyak dengan kualitas yang baik tentunya. Segmen perdagangan aglaonema juga bisa dipilih untuk menghasilkan perputaran uang yang kencang. Sebagai gambaran, pedagang yang serius bisa meraup modal plus keuntungan hanya dalam setahun. Untuk itu pastikan Anda yakin dengan pilihan bisnis yang akan dijalankan pada tanaman anggun ini. Begitu ada peluang, langsung manfaatkan. (SH)</p>
<p style="TEXT-ALIGN: justify">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yea.co.id/bisnis-menggiurkan-si-tanaman-anggun.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Aneka Peluang di Agribisnis</title>
		<link>http://yea.co.id/aneka-peluang-di-agribisnis.html</link>
		<comments>http://yea.co.id/aneka-peluang-di-agribisnis.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 12 Oct 2009 03:17:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yea</dc:creator>
				<category><![CDATA[PELUANG USAHA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yea.co.id/?p=964</guid>
		<description><![CDATA[Jika ingin berbisnis di bidang agribisnis, jangan dibayangkan para pebisnis hanya bisa mengusahakan bidang budidaya saja. Karena pada dasarnya peluang yang bisa digarap dari sebuah istilah agribisnis sangatlah luas. Jika bicara budidaya saja, tak hanya tanaman, hewan pun bisa menjadi komoditas yang dibisniskan. Dan ada baiknya pebisnis mengetahui terlebih dahulu konsep dan ruang lingkup dari [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="TEXT-ALIGN: justify">Jika ingin berbisnis di bidang agribisnis, jangan dibayangkan para pebisnis hanya bisa mengusahakan bidang budidaya saja. Karena pada dasarnya peluang yang bisa digarap dari sebuah istilah agribisnis sangatlah luas. Jika bicara budidaya saja, tak hanya tanaman, hewan pun bisa menjadi komoditas yang dibisniskan. Dan ada baiknya pebisnis mengetahui terlebih dahulu konsep dan ruang lingkup dari agribisnis.</p>
<p style="TEXT-ALIGN: justify">Agribisnis merupakan sebuah sistem. Sebagai sebuah sistem,  tentunya agribisnis terdiri dari beberapa subsistem yang saling terkait. Departemen Pertanian membagi agribisnis menjadi lima sub sistem. Sub- sistem pertama, agribisnis hulu (up-stream agribusiness), secara luas diartikan sebagai industri-industri yang menghasilkan barang-barang modal bagi pertanian. Usaha dapat dikembangkan pada sub sistem ini seperti industri perbenihan/pembibitan tumbuhan dan hewan, industri agrokimia (pupuk, pestisida, obat/vaksin ternak) dan industri agro-otomotif (mesin dan peralatan pertanian) serta industri pendukungnya.</p>
<p style="TEXT-ALIGN: justify">Sub- sistem kedua, usahatani (on-farm agribusiness) yakni kegiatan yang menggunakan barang-barang modal dan sumberdaya alam untuk menghasilkan komoditas pertanian primer atau biasa disebut budidaya.  Termasuk didalamnya usahatani tanaman pangan dan hortikultura, usahatani tanaman obat-obatan, usahatani perkebunan, dan usahatani peternakan, usaha perikanan dan usaha kehutanan.</p>
<p style="TEXT-ALIGN: justify">Bidang pengolahan (down-stream agribusiness) sebagai subsistem ketiga, yakni industri yang mengolah komoditas pertanian primer (agroindustri) menjadi produk olahan baik produk antara (intermediate product) maupun produk akhir (finish product).  Termasuk di dalamnya industri makanan, industri minuman, industri barang-barang serat alam (barang-barang karet, plywood, pulp, kertas, bahan-bahan bangunan terbuat kayu, rayon, benang dari kapas/sutera, barang-barang kulit, tali dan karung goni), industri biofarmaka, dan industri agro wisata dan estetika.</p>
<p style="TEXT-ALIGN: justify">Selanjutnya sub-sistem pemasaran mencakup kegiatan-kegiatan untuk memperlancar pemasaran komoditas pertanian baik segar maupun olahan di dalam dan di luar negeri.  Termasuk di dalamnya adalah kegiatan distribusi untuk memperlancar arus komoditi dari sentra produksi ke sentra konsumsi, promosi, informasi pasar, serta intelijen pasar (market intelligence).</p>
<p style="TEXT-ALIGN: justify">Jasa sebagai sub sistem terakhir, berkaitan dengan penyediaan jasa bagi sub-sistem agribisnis hulu, sub-sistem usahatani dan sub-sistem agribisnis hilir.  Termasuk ke dalam sub-sistem ini adalah penelitian dan pengembangan, perkreditan dan asuransi, transportasi, pendidikan, pelatihan dan penyuluhan, sistem informasi dan dukungan kebijaksanaan pemerintah (mikro ekonomi, tata ruang, makro ekonomi).</p>
<p style="TEXT-ALIGN: justify">Dari sekian banyak peluang berbisnis agribisnis, pebisnis sebaiknya memilih usaha yang paling sesuai dengan pengetahuan dan keahlian. Pemilihan dengan cara tersebut setidaknya dapat meminimalisir risiko kerugian usaha. (SH)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yea.co.id/aneka-peluang-di-agribisnis.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
