Dalam dunia bisnis, maka peran para CEO atau Top Eksekutif harus mampu melihat diri sebagai sosok yang memiliki sikap mental yang lebih proaktif, shingga berpikirnya mempunyai cara dan lingkup pola pikir yang lebih luas tentang apa artinya kepemimpinan dalam dunia abad 21 ini memasuki dunia tanpa batas yang penuh tantangan dalam meraih peluang-peluang terbuka.
Dibawah ini akan kita coba untuk mengungkapkan, mengapa berpikir seperti CEO atau Pemimpin Puncak diperlukan perubahan pola pikir yang lebih luas untuk mampu menyeberangi ketidak pastian menjadi pasti dalam kondisi ekonomi yang gelap dan terpuruk sebagai berikut :
1. Keberhasilan akan ditentukan oleh kemampuan peningkatan berpikir untuk menciptakan nilai lebih di dalam ekonomi baru dengan kepemimpinan yang penuh kepercayaan diri atas kemampuannya untuk meraih peluang-peluang yang terbuka.
2. Kecenderungan pembangunan masyarakat yang demokratis menuntut pelaksanaan perubahan diseluruh aspek kehidupan karena terjadi pergerakan dari jumlah arus modal antar negara dan kemajuan teknologi web dan aplikasi internet yang sangat cepat sehingga terjadi keinginan untuk mendapatkan fasilitas jaringan yang lebih kuat dan fleksibel dalam rangka menghadapi perubahan dunia tanpa batas.
3. Dalam abad 21, akan terjadi pergeseran dari masyarakt industri ke masyarakat informasi bahkan cenderung menuju ke masyarakat pengetahuan, dimana kita akan selalu berada dipersimpang jalan dalam mengikuti denyut perubahan-perubahan yang terjadi.
4. Lingkungan dunia bisnis sangat rentang atas perubahan-perubahan sosial politik yang tidak menghendaki kehidupan ekonomi yang semata-mata ditentukan oleh pasar sehingga tidak sepenuhnya dapat diterima keadaan atas liberallisasi perdagangan dan keuangan dunia.
Dengan mengungkapkan beberapa alasan diatas, diharapakn seorang yang berperan sebagai pengusaha, maka pola pikir dalam bersikap dan berperilaku sebagai CEO atau eksekutip puncak haruslah selalu membangun satu kebiasaan yang efektif untuk selalu mengembangkan pola pikir yang lebih luas dengan wawasan dan imajinasi itu, maka ia menyadari untuk memiliki kepemimpinan yang memahami akan paradigma baru dalam abad 21 yang disebut dengan profesionalisme, kreatif dan inovatif serta antisipatif.
Dengan membangun kebiasaan efektif berarti seorang pengusaha menyadari sepenuhnya untuk meningkatkan ilmu berdasarkan informasi, pengetahuan sebagai keterampilan dari pengalaman dan keinginan yang sejalan dengan tuntutan perubahan itu sendiri, sehingga sebagai seorang CEO atau top eksekutup akan merasakan untuk memperjuangkan kelangsungan hidup organisasi yang dipimpinannya untuk memenuhi kepentingan stakeholders. Jadi di dalam dunia bisnis, teknologi dan globalisasi telah menciptakan suatu tingkat kompetensi yang mampu meraih peluang-peluang yang terbuka




No Responses to “BERPIKIR SEPERTI SEORANG TOP EKSEKUTIF”